7 Software untuk Memudahkan Bisnis 3D Printing Anda

7 Software untuk Memudahkan Bisnis 3D Printing Anda

7 Software untuk Memudahkan Bisnis 3D Printing Anda

Dalam bisnis 3D printing, selain memilih mesin cetak yang memiliki kemampuan mumpuni, Anda juga harus memilih filament yang tepat. Untuk mendukung proses perancangan desain, software yang mudah juga diperlukan.

Memiliki software dianggap sebagai pilihan tepat yang harus dilakukan bahkan sebelum membeli sebuah printer 3 dimensi. Dengan perangkat lunak yang dimiliki, Anda bisa merancang dan membuat modeling yang tepat sebelum dicetak. Ada software yang berbayar namun tidak sedikit juga yang bisa Anda temukan secara gratis di berbagai situs di internet.

Untuk memudahkan Anda dalam menentukan pilihan, berikut 7 perangkat lunak yang dapat dicoba. Bagi Anda yang sudah paham penggunaan Photoshop, software berikut ini bisa langsung digunakan untuk bisnis 3D printing Anda.

 

1. TinkerCAD

TinkerCAD merupakan aplikasi desain 3D online yang cocok digunakan untuk pemula. Aplikasi ini menggunakan konsep blok bangunan sederhana yang pada dasarnya memberi akses pada Anda untuk membuat desain dengan bentuk geometris dasar.

TinkerCAD pada dasarnya sangat mudah dipelajari dan menawarkan beberapa tutorial untuk mempercepat proses desain. Setelah selesai membuat model, Anda tinggal membagikan atau meng-eksport filenya saja.

Kalaupun Anda belum punya mesin cetak sendiri, Anda bisa menguji hasil desain Anda dengan menggunakan layanan pencetakan yang disediakan oleh TinkerCAD.

 

2. CURA

CURA merupakan aplikasi pembuatan model 3D untuk pemula dari Ultimaker. Tidak seperti TinkerCAD, Cura adalah perangkat lunak pengiris untuk printer 3D yang dapat Anda gunakan untuk membuat model 3D dan mengirisnya menjadi lapisan sebagai G-Code untuk printer. Fitur ini merupakan sebuah kemudahan bagi para pemula mengingat Anda pasti tidak ingin membuang filament dan waktu hanya untuk mencetak model yang memiliki masalah struktural.

 

3. Sculptris

Jika TinkerCAD cocok untuk membuat model dengan desain geometris, Anda harus mencoba Sculptris untuk merancang bentuk yang lebih organik. Aplikasi ini tergolong simpel dengan beberapa fungsi kunci untuk membuat model dengan bentuk patung.

Menggunakan Sculptris sama seperti sedang memainkan mainan lilin yang memungkinkan Anda membentuk sembari mencontek gambar karakter yang ingin dibuat. Sayangnya untuk desain dengan kesulitan yang lebih tinggi, Anda harus menambahkan software berbayar seperti ZBrush.

 

4. Sketchup

Jika Anda tidak begitu suka membuat desain 3D yang menyerupai patung, Anda mungkin ingin memanfaatkan perangkat lunak yang bergantung pada garis-garis lurus dalam pembuatan model. Untuk keperluan tersebut, Sketchup mungkin adalah salah satu yang terbaik.

Aplikasi ini memungkinkan orang-orang dengan berbagai tingkat kemampuan desain untuk merancang dengan kurva belajar alami. Begitu Anda mulai menggunakannya, perangkat lunak ini akan menawarkan beberapa fitur canggih yang sebagian harus didapatkan dalam versi berbayar/premium.

Mirip dengan TinkerCAD, Sketchup berguna untuk merancang desain geometris. Karena kemampuannya itu, aplikasi ini kerap dimanfaatkan untuk merancang proyek arsitektur. Jika itu adalah tujuan Anda, Sketchup adalah software yang layak dicoba. Keistimewaan lainnya adalah tersedianya aplikasi web. Ini memungkinkan Anda menyelesaikan desain dengan menggunakan sistem operasi apa saja dan menyimpannya di akun yang sama.

 

5. Meshmixer

Meshmixer merupakan pilihan lain perangkat lunak yang layak dicoba jika Anda ingin membuat model dalam bentuk patung 3 dimensi yang organik. Aplikasi ini menggunakan mesh segitiga yang akan membantu Anda membuat permukaan yang halus dan rata. Seperti Cura, di dalam software juga terdapat fitur yang akan membantu Anda memeriksa kesalahan dan memperbaikinya secara real time.

Keunggulan lain yang dimiliki oleh Meshmixer adalah kemampuannya mempersiapkan desain sebelum dicetak. Selain melakukan pengirisan untuk memastikan tidak ada cacat struktural dalam model Anda, software ini juga dapat menganalisis tingkat kerapuhan model sebelum proses mencetak berlangsung. Ini tentu akan sangat membantu Anda menghindari eror dan mengurangi penggunaan material/filament.

 

6. 3D Slash

Kalau Anda ingin mendesain sesuatu yang berbentuk kotak-kotak, cobalah 3D Slash. Software ini memungkinkan Anda mengunggah model 3D dan memecahnya menjadi kotak-kotak kecil. Anda dapat membuat perubahan pada model dengan menggunakan beragam tools. Ada beberapa perbedaan mendasar yang akan Anda temukan pada versi gratis dan versi berbayar.

Selain kemampuannya untuk membuat pixelate, 3D Slash juga menawarkan mode VR. Aplikasi ini juga menawarkan interface yang paling sederhana dan mudah di antara semua software yang ada dalam daftar ini. Alasan ini jugalah yang menjadikannya pilihan tepat bagi pengguna di segala usia.

 

7. FREECAD

FreeCAD adalah salah satu alat pemodelan 3D parametrik yang akan membantu Anda membuat desain geometris yang presisi seperti pembuatan suku cadang pengganti untuk gawai Anda. Perangkat lunak ini memang kurang sempurna untuk membuat desain dari awal, tapi untuk merevisi desain yang sudah ada, komponen parametriknya akan sangat membantu.

Mengedit desain yang sudah ada terbilang simpel. Anda cukup mengganti histori bagian kepala dan parameternya saja. Kalau yang ingin Anda buat adalah model yang sudah ada sebelumnya. FreeCAD bisa jadi pilihan. Tapi kalau ingin membuat desain dari awal, silakan cari aplikasi lain untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

 

Itulah beberapa perangkat lunak yang bisa membantu Anda dalam menjalankan bisnis 3D printing. Agar memudahkan Anda dalam penggunaannya, pastikan Anda menonton video tutorial yang disertakan dalam setiap perangkat lunak tersebut sebelum memulainya. Tidak hanya untuk bisnis, software di atas juga bisa dijadikan sarana belajar untuk merancang desain 3 dimensi untuk para pehobi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *