fbpx

8 Komponen 3D Printer dan Fungsinya, Pelajari di Sini Yuk!

8 Komponen 3D Printer dan Fungsinya, Pelajari di Sini Yuk!

8 Komponen 3D Printer dan Fungsinya, Pelajari di Sini Yuk!

Mau cetak model arsitektur atau contoh desain produk? Cetak tiga dimensi jelas solusi terbaik. Walau mesin cetak dua dimensi masih populer, beberapa proyek desain justru lebih tampak wujud aslinya jika hadir dalam wujud tiga dimensi. 

Namun, belum banyak orang familier dengan cara kerja serta komponen 3D printer dan fungsinya. Jika Anda salah satunya, yuk, pelajari kedua hal tersebut dalam ulasan di bawah ini.

 

 

Cara Kerja Umum Mesin Printer 3D

Satu hal yang perlu Anda tahu, cara kerja mesin cetak tiga dimensi serupa dengan mesin cetak biasa. Perbedaan paling mencolok ada pada gerakan mesin selama proses mencetak. Mesin cetak dua dimensi hanya bergerak secara horizontal, tetapi mesin cetak tiga dimensi juga mampu bergerak diagonal maupun vertikal.

Berbekal kemampuan mesin cetak menghasilkan benda-benda tiga dimensi, banyak bidang kerja yang terbantu. Di bidang medis, mesin cetak tiga dimensi dapat membantu pencetakan organ tubuh yang berasal dari sel pasien. Gagasan ini menghidupkan harapan bahwa kelak pasien bisa mencetak tiruan organ tubuhnya sendiri tanpa membutuhkan donor.

Sementara, dalam bidang arsitektur dan desain produk, keberadaan printer tiga dimensi mempermudah mereka memperoleh mockup desain masing-masing. Mockup penting untuk memastikan kesesuaian antara rancangan dan contoh produk sehingga 3D printer populer di kalangan arsitek dan desainer.

 

 

Komponen-Komponen Mesin Printer 3D dan Fungsinya

Ilustrasi komponen-komponen dalam mesin printer 3D

Sebagaimana perangkat elektronik, 3D printer juga mempunyai beberapa komponen yang memiliki fungsi dan cara kerja berbeda-beda. Supaya Anda punya gambaran seperti apa bentuk mesin cetak ini, berikut penjelasan tentang komponen 3D printer dan fungsinya.

 

  • Papan Controller

Motherboard atau papan utama adalah otak mesin cetak tiga dimensi. Sebagai inti pengoperasian 3D printer, papan controller menggerakkan langsung komponen lain sesuai perintah komputer. 

Sensor-sensor pada papan ini menerima perintah komputer dan menerjemahkannya ke dalam suatu kerja pencetakan objek yang diinginkan. Maka, kualitas papan controller akan menentukan performa mesin cetak tiga dimensi secara menyeluruh, termasuk mutu hasil cetak printer tersebut.

 

  • Filamen

Filamen merupakan material mencetak objek pada 3D printer, serupa dengan tinta pada mesin cetak dua dimensi. Filamen mempunyai beberapa komponen, yaitu kumparan yang berada pada sebuah spook holder dan ujung filamen yang diposisikan masuk ke dalam extruder. 

Nah, tidak semua 3D printer dapat memakai semua jenis filamen. Mesin printer kualitas tinggi biasanya dapat memakai berbagai jenis filamen, tetapi ada pula mesin yang cuma dapat memakai beberapa jenis filamen. Namun, mayoritas mesin cetak tiga dimensi memakai jenis filamen PLA

Baca juga: Panduan Cerdas Memilih Jenis Filament 3D Printing

 

  • Frame

Frame adalah salah satu komponen 3D printer dan fungsinya menahan komponen lain secara berbarengan. Sebagai sasis mesin cetak tiga dimensi, frame berbahan metal lebih direkomendasikan daripada akrilik karena mempunyai daya tahan baik dan mampu menstabilkan kinerja mesin.

Lalu, ada pula 3D printer dengan penutup frame yang bertugas melindungi frame dari benda-benda asing, seperti sentuhan jari pengguna maupun debu. Jadi, suhu bagian pencetakan tetap terjaga stabil sekaligus melindungi tangan Anda dari risiko terluka akibat panasnya mesin cetak.

 

  • Komponen Penggerak

Ada empat komponen penggerak 3D printer, yaitu Stepper Motors, Belts, End Stops, dan Threaded Rods. Keempat komponen tersebut bertugas dalam pergerakan mesin cetak di ketiga sumbu XYZ dan bergerak mengikuti perintah papan controller.

 

  • Stepper Motors

Kunci pergerakan mesin secara mekanik yang mengkoneksikan ketiga sumbu XYZ dan menjadi penggerak print head, print bed, dan threaded rods.

 

  • Belts

Komponen penggerak ini terhubung dengan motor yang membuat printer bergerak ke arah sumbu X dan Y.

 

  • Threaded Rods

Inilah komponen pembeda mesin cetak tiga dimensi dengan printer lain karena threaded rods mampu menggerakkan printer pada sumbu Z.

 

  • End Stops

Risiko kerusakan pada perangkat keras mesin 3D printer dapat dikurangi berkat adanya end stops. Komponen ini juga menjadi pelindung mesin cetak agar tidak membuat pergerakan di luar jangkauannya.

 

  • Power Supply Unit

Power supply unit jadi salah satu komponen 3D printer dan fungsinya sebagai pemasok daya untuk mengoperasikan mesin cetak tersebut. Inilah sumber tenaga listrik yang memastikan pergerakan mesin berjalan lancar.

 

  • Print Bed

Print Bed pada mesin cetak tiga dimensi menjadi komponen tempat proses pencetakan dilakukan dan tersusun atas beberapa bagian. Bagian-bagian dari print bed ini antara lain kaca, elemen pemanas dan beberapa jenis lapisan. Lapisan-lapisan ini nantinya akan membantu saat proses pencetakan. Print bed ini menjadi bagian penting dalam proses pencetakan.

 

  • Print Bed Surface

Permukaan print bed akan membantu objek yang hendak dicetak tidak bergeser selama proses pencetakan. Komponen ini pula yang mempermudah proses pemindahan objek begitu selesai dicetak. Terdapat beberapa jenis print bed surface dengan plus minus masing-masing yang digunakan sesuai tipe mesin cetak tiga dimensi.

 

  • Print Head

Print head merupakan komponen 3D printer dan fungsinya menjadi bagian yang mencetak filamen ke dalam model tiga dimensi. Komponen ini mempunyai dua bagian, yaitu cold end dan hot end.

Cold end bertugas merekatkan filamen dan mengarahkannya menuju hot end. Sementara, hot end berperan mencairkan filamen sehingga dapat membentuk model tiga dimensi sesuai rancangan yang telah dibuat.                        

Demikian 8 komponen 3D printer dan fungsinya yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi ini membantu Anda memahami cara kerja mesin cetak tiga dimensi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *