Manfaat 3D Printing untuk Membantu Pemasaran Produk

Manfaat 3D Printing untuk Membantu Pemasaran Produk

Manfaat 3D Printing untuk Membantu Pemasaran Produk

Seiring dengan berjalannya waktu, tren mesin printer 3D terus naik dan diminati oleh banyak orang. Produk ini tidak hanya dimanfaatkan untuk keperluan membuat produk tertentu saja. Saat ini beberapa perusahaan juga memanfaatkannya untuk keperluan marketing atau pemasaran produk yang sedang mereka kembangkan.

Hadirnya teknologi print 3D ini membuat proses pemasaran produk tidak sama lagi dengan yang dulu. Ada beberapa kelebihan yang didapatkan dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh tim pemasaran. Berikut beberapa manfaat teknologi 3D printing yang bisa dilakukan oleh tim pemasaran atau marketing.

 

1. Membuat Prototype Produk

Hal pertama yang bisa dilakukan dengan printer 3D adalah membuat prototype atau model dari produk yang sedang dikembangkan. Dengan model 3D ini promosi bisa dilakukan secara langsung tanpa terlalu banyak menggunakan animasi pada komputer. Target market atau klien bisa langsung memegang calon produk yang akan dijual.

Pembuatan prototype dengan memanfaatkan teknologi printer 3D ini sangat mudah dilakukan. Tim harus mendesain dahulu model yang akan dijadikan sebagai media untuk promosi, selanjutnya lakukan revisi sesuai dengan arahan leader atau atasan dan cetak desain yang sudah final.

Setelah dicetak cek lagi apakah ada bagian yang salah atau tidak. Kalau ada bagian yang salah, desain bisa diperbaiki sampai sempurna. Setelah menghasilkan prototype yang sempurna, Anda bisa langsung menggunakannya untuk melakukan promosi secara langsung dan lebih mengena karena klien bisa melihat dan merasakan secara langsung.

 

2. Memanfaatkan Model Lama untuk Produk Baru

Salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan oleh tim marketing dari sebuah perusahaan adalah keborosan dana. Untuk melakukan promosi mereka akan melakukan apa pun mulai dari menyewa baliho besar sampai promosi secara besar-besaran di media. Selain itu, alat promosi yang dipakai juga sering sekali pakai.

Kalau menggunakan mesin 3D pemborosan bisa ditekan. Apalagi yang berhubungan dengan promosi langsung. Penekanan dana ini bisa dilakukan karena beberapa model atau prototype yang sudah tidak digunakan pada promosi selanjutnya bisa dipakai lagi dengan cara didaur ulang untuk dibuat bahan cetak 3D.

Meski penghematan ini tidak sebesar dana untuk promosi secara offline dan media, setidaknya dana bisa digunakan untuk hal lain. Misal membeli filament untuk mesin printer 3D dan digunakan lagi pada keperluan promosi selanjutnya. Dengan begini, bagian pemasaran tidak akan selalu jebol anggaran.

 

3. Membuat Pemasaran Lebih Interaktif

Kesulitan terbesar dalam melakukan pemasaran adalah membuat suasana jadi lebih interaktif. Kalau pemasaran hanya dilakukan dengan presentasi biasa, kemungkinan besar tidak akan memberikan banyak sekali minat dari klien. Berbeda kalau proses ini dilakukan dengan sangat interaktif. Kemungkinan berjalan dengan baik akan besar.

Peran dari model 3D adalah membuat proses pemasaran atau promosi produk bisa berjalan dengan lancar. Bahkan, dengan model ini calon pembeli atau klien bisa melihat secara langsung dan melakukan modifikasi sesuai dengan keinginannya. Dari model ini Anda juga akan tahu apa saja kelebihan dan kekurangan dari produk.

Diskusi yang dilakukan dengan model 3D ini akan menghasilkan kritik membangun yang baik untuk pengembangan produk. Selanjutnya produk bisa segera diperbaiki dan bisa segera dipasarkan. Kalau semua materi promosi hanya dalam bentuk data saja, kesalahan tidak akan terlihat meski itu hanya berupa kemasan saja.

 

4. Memudahkan Terjadinya Visual Tour

Kalau Anda bergerak dalam bidang arsitektur dan juga jasa interior serta eksterior, memberikan tampilan yang sempurna adalah kewajiban. Klien harus diberi materi promosi yang sangat visual dan menyeluruh. Beberapa perusahaan banyak menggunakan komputer lalu teknologi VR.

Dengan menggunakan teknologi VR ini pemasaran bisa dilakukan dengan detail, tapi tidak bisa dirasakan secara langsung. Semuanya hanya dalam bentuk virtual saja dan tidak bisa dipegang. Itulah kenapa printer 3D harus dimanfaatkan untuk menambah visualisasi dan juga sentuhan secara langsung.

Misal membuat desain ruangan, Anda bisa membuatnya menjadi model 3D. Dari model yang berskala ini akan terlihat dengan jelas seperti apa bangunan yang akan dipasarkan. Selanjutnya pembuatan maket dalam bentuk besar juga bisa dilakukan dengan menggabungkan banyak komponen kecil hasil cetakan mesin printer 3D.

 

5. Memberikan Detail yang Sempurna

Manfaat terakhir yang bisa didapatkan dari 3D printing untuk keperluan marketing adalah detail. Dengan detail yang sangat baik, seseorang akan mengetahui kelebihan dan kekurangan dari sebuah produk yang sedang diciptakan. Detail bisa didapatkan dari hasil cetak mesin 3D.

Mesin untuk mencetak model 3D ini biasanya bisa digunakan untuk mencetak desain dengan skala tertentu dan tetap memberikan detail yang sempurna. Anda bisa menggunakannya untuk membuat model 3D produk jenis apa pun dan tetap mempertahankan detail yang sempurna.

Proses cetak dengan mesin printer 3D menyesuaikan apa yang ada pada desain. Selama desain memberikan detail yang sempurna, hasil cetakan juga mengikuti.

 

Demikianlah beberapa ulasan tentang manfaat dari 3D printing yang bisa digunakan untuk keperluan marketing atau pemasaran. Dengan melakukan beberapa cara di atas. proses marketing bisa berjalan dengan lebih lancar dan visualisasi produk bisa digambarkan dengan sempurna.

Pemanfaatan ini bisa dilakukan kapan saja selama perusahaan memiliki mesin printer 3D. Kalau tidak memiliki mesin jenis ini ada baiknya untuk segera melakukan kerja sama dengan pemilik jasa print 3D yang saat ini juga mulai banyak bermunculan di luar sana. Semoga ulasan di atas bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *