fbpx

Strati: Teknologi Mobil 3D Printed Pertama Bertenaga Listrik!

Strati: Teknologi Mobil 3D Printed Pertama Bertenaga Listrik!

Strati: Teknologi Mobil 3D Printed Pertama Bertenaga Listrik!

NASA pernah menguji coba printer 3D di antariksa dan memakai debu Bulan sebagai bahan bakunya. Perusahaan kontraktor di China, Amerika, dan Dubai berhasil mencetak rumah berbasis 3D. Angkatan Udara Inggris juga sukses mencetak komponen pesawat jet dengan mesin cetak 3D. Teknologi 3D printing membuat yang sebelumnya sulit bahkan tidak mungkin dilakukan, menjadi kenyataan.

Di Arizona, tim Local Motors punya ide yang tidak kalah mencengangkan; mereka memproduksi Strati, mobil berbasis 3D printing pertama di dunia! Mobil ini diklaim hemat bahan, hemat waktu pembuatan, dan sangat ramah lingkungan.

Baca juga: Nera BigRep: 1st Electronic Bike dengan Teknologi 3D Printing

 

 

Teknologi 3D di Industri OtomotifIlustrasi mobil strati

Metode cetak 3D sudah mulai dipakai dalam industri otomotif karena membawa keuntungan bagi produsen. Efisiensi waktu, meminimalkan biaya R&D, hingga penghematan material adalah beberapa contohnya. 

Saat ini penggunaannya memang masih pada mobil kelas atas dan dalam jumlah terbatas, yakni sekitar 50 sampai 100 unit saja. Namun, sebuah studi pasar bertajuk “Global 3D Printing Materials Market in Automotive Transportation, Forecast to 2026” oleh Frost & Sullivan menunjukkan bahwa industri otomotif khususnya pasar material berbasis 3D printed dapat tumbuh hingga dua kali lipat di 2026.

 

 

Strati, Mobil Listrik Cetak 3D Pertama

Pameran International Manufacturing Technology, September 2014 lalu di Chicago adalah momen penting dalam sejarah 3D printing di industri otomotif. Pasalnya, saat itulah mobil 3D printed bertenaga listrik pertama di dunia dicetak dan langsung diuji coba! Inovasi ini merupakan hasil kerjasama Local Motors AS dengan Cincinnati Incorporated dan Manufacturing Demonstration Facility di Laboratorium Nasional Oak Ridge, ORNL.

Strati diproduksi memadukan teknologi bahan ilmiah dengan teknologi DDM–Direct Digital Manufacturing serta teknik pembuatan paling mutakhir kala itu. Lalu, apa yang istimewa dari mobil berbasis cetak 3D ini?

 

  • Kustomisasi Tanpa Batas

Bertenaga listrik dan didesain sebagai mobil dua penumpang, dalam sekali pengisian baterai Strati bisa menempuh jarak hingga 290 km dengan kecepatan lebih dari 60 km/jam.

Dengan konsep 3D printed, tentunya konsumen bisa menerapkan kustomisasi mobil dengan beragam desain yang tak terbatas, tetapi tetap sesuai kebutuhan. Dalam artikel untuk Scientific American, John Rogers selaku CEO Local Motors mengungkapkan bahwa mobil berbasis 3D printed bisa dicetak dengan desain apa pun dan digunakan untuk kebutuhan sipil maupun militer.

 

  • Diproduksi dalam 44 Jam Saja!

Dalam bahasa Italia, Strati artinya lapisan. Ini merupakan representasi proses pencetakan mobil 3D yang dilakukan lapis demi lapis. Dengan demikian, mereka akan mencetak satu per satu komponen mobil kemudian merakitnya sekaligus.

Disaksikan oleh ratusan orang saat pameran, proses pencetakan selesai hanya dalam waktu 44 jam! Local Motors pun menargetkan waktu produksi yang lebih singkat di masa depan; Mungkin 24 jam untuk satu mobil. Selanjutnya, bisa jadi hanya 10 jam!

 

  • Bisa Didaur Ulang

Menggunakan material plastik serat karbon, mobil elektrik hasil cetak 3D ini bisa didaur ulang. Local Motors membuka kesempatan untuk para konsumen melakukan upgrade sepanjang waktu kepemilikan. Dengan begitu, mobil yang telah dibeli bisa dicairkan lalu dicetak kembali menggunakan model dan desain baru.

Local Motors dikenal dengan mobil-mobil off-road. Gaya desain inipun diterapkan pada Strati yang terlihat tangguh meskipun hanya berkapasitas dua penumpang. Nantinya, mereka juga akan menambahkan campuran bahan plastik untuk menggantikan warna hitam kusam menjadi pilihan warna cerah yang variatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *