fbpx

Teknologi Jasa 3D Print

Teknologi Jasa 3D Print

Teknologi Jasa 3D Print

Sebenarnya apakah printer 3D itu dan bagaimanakah prinsip kerjanya? Pada artikel ini akan dibahas mengenai jasa 3D print baik dari pengertian, prinsip kerja, sejarah dan jenisnya. Pertama, apabila Anda pernah melihat film Mission Impossible 4 yang berjudul Ghost Protocol pasti pernah melihat salah satu adegan penggunaan gadget unik dan canggih yang digunakan oleh IMF. Pada adegan tersebut, printer 3D ini mampu membuat suatu topeng menggunakan pemetaan 3D wajah seorang tokoh. Mungkin adegan ini terdengar seperti suatu fantasi atau khayalan semata akan tetapi REAL-F, salah satu perusahaan Jepang sedang mengembangkan printer 3D yang bisa membuat replika wajah seseorang.

Printer 3D atau biasa disebut dengan Additive Layer Manufacturing adalah suatu alat yang bisa memproses membuat suatu objek padat 3 dimensi atau bentuk yang lain dari suatu objek digital. Prinsip kerja dari printer jasa 3D print hampir sama dengan printer laser yaitu teknik pembuatan objek dari sejumlah lapisan yang dicetak di atas lapisan lainnya. Teknologi printer ini sudah dikembangkan sejak tahun 1980-an, akan tetapi baru dikomersialkan pada tahun 2010-an. Pertama kali printer 3D yang berfungsi dengan baik dibuat oleh Chuck Hull dari 3D Systems Corp pada tahun 1984. Semenjak itu, teknologi jasa 3D print berkembang dan dipergunakan dalam berbagai aspek, yaitu prototype dan industri secara luas. Industri secara luas mencakup industri arsitektur, industri otomotif, industri militer, industri medis, fashion, sistem informasi geografis, dan biotek.

Beberapa Jenis Printer 3D

  1. Binder Printer 3D
    Printer jenis ini memiliki cara kerja menggunakan nozel inkjet yang digunakan untuk menuang cairan dalam pembentukan setiap lapisan. Akan tetapi, printer jenis ini memiliki perbedaan dengan printer 3D jenis direct yaitu dapat digunakan untuk mencetak menggunakan 2 jenis bahan yaitu bubuk kering dan lem cair. Dengan menggunakan 2 jenis bahan yang berbeda, printer jenis ini akan melakukan penuangan bubuk kering terlebih dahulu kemudian menuangkan lem cair supaya terjadi pengikatan. Proses yang dilakukan sama hingga proses mencetak selesai dilakukan.
  2. Direct Printer 3D
    Printer jenis direct ini dalam mekanisme kerjanya menggunakan teknologi inkjet. Teknologi inkjet sendiri sudah digunakan mulai tahun 1960 yaitu pada printer 2D. Walaupun teknologi inkjet diterapkan di printer 3D, cara kerjanya hampir sama dengan pada saat menggunakan printer 2D. Pada printer 2D, inkjet hanya akan bergerak maju dan mundur atau bergerak horisontal sedangkan pada printer 3D, inkjet dapat bergerak secara vertikal atau diagonal sembari cairan dikeluarkan. Cairan yang digunakan pada printer 3D jenis ini adalah lilin dan polimer plastik bukan mengeluarkan tinta seperti printer 2D.
  3. Sintering
    Dalam bekerja, printer 3D jenis ini memanfaatkan partikel padat yang diberikan proses penyinaran dan proses ini disebut dengan Selective Laser Sintering atau SLS. Pengertian dari Selective Laser Sintering sendiri adalah suatu proses printer 3D yang dalam kerja memakai laser untuk membuat bubuk plastik mencair kemudian membekukan kembali lapisan yang sudah tercetak. Printer jenis ini telah teruji untuk mencetak benda berbentuk logam atau terbuat dari logam karena dalam pemprosesan logam sendiri membutuhkan mekanisme kerja dari bentuk padat menjadi cair kemudian dipadatkan kembali. Keuntungan yang didapat apabila menggunakan printer jenis ini adalah tingkat presisi yang dihasilkan tinggi.
  4. Photopolymerization
    Apabila dilihat dari penamaan printer ini, photopolymerization merupakan suatu kata yang berasal dari kata photo dan polymer. Photo memiliki arti cahaya sedangkan polymer merupakan senyawa kimia plastik. Dengan demikian, printer 3D jenis photopolymerization adalah jenis printer 3D yang cara kerjanya dengan cara meneteskan cairan plastik lalu diberikan laser sinar ultraviolet. Proses penyinaran ini mampu mengubah bentuk dari cairan menjadi bentuk padat.

Saat ini mencetak bukan lagi identik dengan kertas akan tetapi bisa mencetak apa yang berada di dalam imajinasi kita ke dalam suatu bentuk yang nyata. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan yang didasarkan pada kemajuan teknologi. Munculnya printer 3D bisa menjadi solusi nyata mengenai kebutuhan akan mencetak suatu design digital menjadi bentuk atau produk nyata.

Dengan adanya jasa printer 3D, hasil cetakan tidak hanya bisa dilihat oleh mata akan tetapi juga bisa dirasakan dan memiliki volume. Prinsip kerja dari jasa 3D print yaitu membutuhkan adanya data yang berbentuk 3 dimensi yang bisa ditampilkan menggunakan Computer Aided Design (CAD). Teknologi yang diterapkan pada printer 3D akan berbeda dengan teknologi yang diterapkan pada mesin potong laser.

Tahapan Kerja Mesin 3D Printer

  1. Model Objek 3D
    Biasanya jasa 3D printer akan membuat model atau design objek 3D menggunakan software khusus yang didukung oleh printer 3D seperti software solidwork, catia, dan delcam.
  2. Printing
    Jika design model objek 3D telah selesai dibuat, Anda bisa langsung melakukan proses printing menggunakan printer 3D. Dalam proses pencetakan, lamanya tergantung oleh besar dan ukuran dari model yang ingin dibuat. Dengan menggunakan Additive Layer dalam proses pencetakan, printer 3D memiliki rangkaian kerja dari membaca design model 3D kemudain menyusun lapisan secara berurutan supaya terbentuk suatu model virtual yang secara otomatis digabungkan hingga membentuk suatu susunan lengkap dan utuh.
  3. Finishing
    Pada tahap ini, jasa 3D printer akan menyempurnakan semua bagian kompleks yang biasanya terjadi oleh over sized atau ukuran yang berbeda dengan keinginan. Jasa 3D printer sendiri menggunakan teknik tambahan untuk menyempurnakan berupa multiple material atau material berbeda dan multiple color atau kombinasi warna.

Jasa 3D printer menggunakan printer 3D yang telah teruji mampu melakukan proses pencetakan hingga 72 jam tanpa henti. Selain itu, menggunakan jasa 3D printer akan memudahkan Anda karena file media objek 3D bisa Anda kirimkan melalui email dalam format .stl. Apabila Anda ingin menanyakan mengenai sesuatu hal, Anda bisa langsung menghubungi customer service yang akan siap melayani 24 jam tanpa henti dalam waktu 6 hari. Penyampaian pertanyaan kepada customer service mudah, dapat melalui WA, telepon, atau SMS. Untuk memesan suatu pesanan diharapkan memberi tahu informasi warna dari objek tersebut apabila tidak dicantumkan akan otomatis diprint warna default atau putih. Jika memesan, Anda juga harus mencantumkan informasi data diri, seperti nama, alamat, dan nomor hape pada kolom judul di email. Apabila sudah mengirimkan data tersebut, customer service akan mengirimkan balasan berupa rincian biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk mencetak. Harga yang dibayarkan dihitung berdasarkan dengan berat dalam satuan gram. Apabila Anda menyetujui persyaratan yang diajukan oleh jasa 3D printer maka pemesan langsung dapat menghubungi customer service kami.

3 thoughts on “Teknologi Jasa 3D Print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *